Showing posts with label Liga inggris. Show all posts
Showing posts with label Liga inggris. Show all posts

Monday, 22 August 2011

Mancini Inginkan Kepastian Nasri Dalam 48 Jam

 Pelatih Manchester City, Roberto Mancini berharap Samir Nasri segera bergabung dengan Arsenal dalam 48 jam ke depan. Pelatih asal Italia ini khawatir Nasri akan dimainkan Arsenal dalam laga play-off Liga Champions melawan Udinese, Rabu 24 Agustus 2011.

Jika itu terjadi maka City tak bisa memainkan Nasri di ajang bergengsi Eropa itu. "Jika dia bermain di Liga Champion (untuk Arsenal) ini adalah masalah besar. Saya tak tahu (jika kami masih ingin mendapatkannya). Saya yakin kami akan mencapai kesepakatan,” ujar Mancini seperti dilansir Guardian.

"Ini merupakan masalah karena kami telah mengincar Nasri dalam 40 hari dan penting untuk mendapatkannya. Juga, bagi Nasri, saya rasa penting baginya untuk bermain dalam semua laga di Liga Champions,” lanjutnya.

Mancini berharap City sesegera mungkin mendapat tanda tangan Nasri. “Dalam 40 hari saya selalu berkata: ‘Saya harap dua hari, tiga hari, dua hari, tiga hari.’ Saya tak tahu mengapa kami tak kunjung berhasil. Tapi, saya yakin kami bisa menyelesaikannya dalam 24 jam, mungkin 48 jam,” ungkap Mancini.

Nasri kemungkinan besar menjadi pemain terakhir yang didapatkan City di bursa transfer kali ini. Meskipun demikian, Mancini berharap The Citizens masih mendapatkan pemain lain.

"Kami membutuhkan beberapa pemain jika ingin melengkapi tim. Saya harap Nasri bukan yang terakhir,” katanya. Manchester City menawar Nasri dengan nilai £25 juta atau Rp 351 miliar. 

Friday, 19 August 2011

Wenger Pertanyakan Peraturan UEFA

Manajer Arsenal Arsene Wenger mempertanyakan peraturan Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) mengenai larangan pelatih yang diskors untuk mendampingi anak asuhnya. Wenger sendiri tengah menanti hukuman UEFA karena dianggap melanggar peraturan ini.

Wenger dikenai skorsing satu pertandingan setelah mengkritik wasit di pertandingan Liga Champions musim lalu. Itulah sebabnya Wenger tidak mendampingi anak asuhnya saat meladeni Udinese di babak plaf off Liga Champions pada 16 Agustus 2011.

Namun, pria asal Prancis ini dicurigai melanggar skorsing itu dengan duduk bersama pelatih tim inti Arsenal, Boro Primorac. Primorac kemudian melakukan kontak dengan asisten Wenger, Pat Rice, menggunakan telepon genggam. Wenger disinyalir mengirim instruksi pada Rice melalui Primorac.

"Sulit (untuk dipahami) karena Anda tidak begitu tahu apa peraturannya. Sedikit membingungkan dan menjadi kekhawatiran karena sampai sejauh mana Anda bisa membatasi seseorang melakukan pekerjaannya," kata Wenger dalam situs resmi Arsenal, Kamis waktu setempat, 18 Agustus 2011.

"Kami mencoba menghormati peraturan yang dicanangkan UEFA. Tapi tentu saja sulit mencegah seseorang untuk memiliki pengaruh."

Wenger diyakini sudah melanggar artikel 70 dari peraturan disiplin UEFA. Artikel tersebut menegaskan jika manajer yang tengah menjalani sanksi skors diharuskan duduk di bangku penonton. Namun, tidak diperbolehkan masuk dalam ruang ganti, terowongan pemain, area teknik sebelum dan sesudah pertandingan, atau pun berkomunikasi dengan timnya.

Wenger merasa sama sekali tidak melanggar peraturan ini."Yang benar itu Anda tidak boleh masuk ruang ganti, tapi saya tidak melakukan itu," tegas Wenger.